entahlah. rasa suka ternyata mulai mengendap-endap dalam diriku. aku menyadari hal itu, bahkan sejak awal. tapi mulai sekarang, aku akan merubah sistem pola pikiran ku. layaknya perempuan bejat yang berpura pura tidak tau bahwa yang ia lakukan adalah hal yang salah. akan ku buang jauh rasa nyaman itu. ini sudah kelewatan, bahasa obrolan dan tingkah mu juga sudah kelewatan. secara perlahan, aku ingatkan. tapi tidak mempan, tingkah mu menjadi jadi. mungkin, aku harus bertindak. tapi bertindak bagaimana?
aku berdosa, aku memaksakan sesuatu yang seharusnya tidak boleh terjadi. andai saja saat awal aku tidak membuka pintu dan mempersilahkan kamu masuk, pasti tidak akan terjadi hal-hal yang kelewatan. aku memang sudah menjadi pelampiasan mu, sekarang. dengan seenaknya kamu mainkan pikiran ku dan membuat pola pikiran ku menjawab iya dan selalu mepersilahkan. aku susah untuk menolak, kecuali jika kamu enyah. kuulangi, yang hanya bisa aku lakukan ialah duduk disini dan menonton putaran film saat kamu bertingkah. aku akan berusaha untuk menolak, berusaha untuk melupakan, dan berusaha untuk benar.

No comments:
Post a Comment