aku melangkahkan kaki ku pagi ini tanpa melihat nya di gerbong kereta paling ujung. pagi ini tidak ada seorang lelaki yang biasa nya berdiri di depan mesin tiket. lelaki yang biasa nya menunggu ku untuk keluar dari stasiun itu. lelaki yang kadang mengatakan selamat pagi. ini baru satu hari, bagaimana dengan hari hari selanjutnya? who knows?
aku mengambil waktu istirahat ku untuk mengisi perut ku yang kosong. berjalan menuju kantin dan aku tertegup sambil bertanya sedang apa kamu disana? aku merindukan nya. ini bukan sesuatu yang di lebih-lebih kan, tapi inilah rasa yang ada. rasa rindu yang amat kuat. tidak seperti biasa nya.
hari sudah sore. aku duduk diam di tangga tepat di depan sebuah gedung serbaguna. lalu aku merasa bodoh karna berfikir bahwa dia disini. fikiran ku berlanjut tapi aku pun lekas pulang karna tidak sabar untuk mengetahui kabar mu. sore ini langit menangis. aku menelusuri jalan menuju stasiun dengan semangat. entah mengapa, aku begitu tidak sabar untuk menyalakan telefon genggam ku dirumah. sampai akhirnya kereta itu datang. next station, angkasapuri. sebentar lagi dia turun...tidak, dia tidak disini dhea. tanpa sadar aku tertidur dengan lamunan suara rintik dari jendela di sampingku.
sesampai nya dirumah aku menyalakan telefon genggam. alhasil, ada satu buah pesan dari salah satu aplikasi messenger. setelah ku baca, iya, itu pesan singkat dari mu dan itu juga balasan dari pesan ku tadi malam. aku membalas nya, tertera tanda bahwa pesan singkat ku terkirim sekaligus menerjemahkan bahwa telefon genggam miliknya tidak dalam kondisi mati. dengan semangat aku mengirim lagi. sampai akhirnya, aku pasrah karena tidak ada balasan. bahkan sampai sekarang.
biarlah, aku membiarkan mu untuk bersenang-senang. bersenang-senang dalam arti menikmati hari tenang selepas melaksanakan ujian dan terlepas dari beban sekolah. aku maklumi itu. aku hanya khawatir. fikiran fikiran yang aneh mulai masuk sampai pada saat nya otak ku memerintah untuk percaya.
nikmatilah liburan mu selagi masih bisa. aku? itu urusan nanti. tidak apa-apa. aku hanya ingin mengatakan bahwa aku merindukan mu, sayang. selamat malam.
No comments:
Post a Comment