Friday, May 4, 2012

She has a chance

perempuan muda itu duduk di kursi warna yang terletak tepat di sudut ruangan.
televisi di depan nya menyala, tapi ia tidak mendengarkan suara lantang yang keluar dari benda tersebut.
yang dia dengar hanyalah tampias suara semu berbunyi lantang, aku harus berubah.


ia tidak beranjak dari kursi yang berukuran setengah besar itu.
tanpa sadar, dia berikrar dalam hati bahwa ia harus berubah.
jangan pernah lagi kau tunjukkan air matamu di depan lelaki muda itu
jangan pernah lagi kau tunjukkan sisi lemahmu di depan lelaki muda itu
tidak ada lagi, aku yang beraksi seakan berada dalam sebuah drama cinta
tidak ada lagi, aku yang masih bersifat layaknya anak-anak
sayang, aku akan berubah.


Tumblr_m3hyqmqivf1qep56go1_500_large

kamu memang tidak pernah menyuruh bahkan memaksa ku untuk berubah. tapi. ya, ini memang kemauan ku. ku yakin dalam hati, ada rasa malu dalam dirimu karena memilki seorang perempuan dengan mental yang begitu lemah. berkali kali kamu berkata biasa saja, tapi sebenarnya aku tau bahwa ada rasa tidak suka dalam dirimu padaku. aku melakukan ini hanya semata-mata untuk membuat mu tetap dalam genggaman. sebisa apa pun akan ku lakukan agar kamu tidak lari ke genggaman perempuan lain.

bagiku, kau milikku. milikku seorang. egois kah? itu semua ku lakukan karna aku mencintaimu, sayang.

No comments:

Post a Comment