
ku kira, hubungan kita yang terjalin lagi akan lebih membaik.
tidak ada lagi pertengkaran kecil seperti dulu.
tapi, semua salah.
kami memiliki pertengkaran kecil itu lagi.
apakah salah disaat aku merindukan kawan lama?
kawan yang dulu selalu bermain bersama dan sudah hampir 3 tahun kami tidak bertemu.
aku, kami merindukan kawan itu.
pertengkaran kecil ini membuat otak ku berputar sesaat.
aku salah? jika iya, aku minta maaf.
setidaknya, aku tidak mencintai lelaki itu.
setidaknya, aku tidak selingkuh.
setidaknya, aku tidak memberikan ia harapan.
setidaknya, aku tidak mempermainkan nya.
kami hanya, merindukan kawan lama.
kamu berkata aku berbohong.
aku harap, kamu mengerti. betapa takut nya aku saat kamu menjawab semua pertanyaan ku dengan jawaban yang sama "oke" "gapapa" "terserah kamu deh"
kenapa aku takut?
ingatkah kamu, saat kamu memberikan rasa kasih sayang pada perempuan lain? aku takut hal itu akan terjadi lagi. aku berkata pada semua orang, bahwa saat itu terjadi aku akan siap. sejujurnya, aku belum siap. rasa sakit yang dulu kini semakin menghantui. tidak bisa pergi.
sore ini, aku pulang dengan pikiran yang benar benar tidak tenang. rasa takut kian menyelimuti pikiran ini. akhirnya, aku memutuskan untuk mematikan handphone. aku asik menyibukan diri dengan kegiatan-kegiatan yang tidak akan menyakitkan. sampai akhirnya, aku membuka salah satu situs online dan tertera sebuah kalimat lu bisa ? gua lebih bisa !
tuhan, tolong. aku takut, ia akan berkata bahwa ia merindukan perempuan itu.
aku takut-
No comments:
Post a Comment